Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mau cepat menguasai bahasa arab ? simak cara belajar bahasa arab bagi pemula


cara mudah belajar bahasa arab

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hai sahabat arobiyah institute, sekarang saya akan membahas tips Belajar bahasa Arab bagi pemula. Materi ini sangat penting bagi yang ingin mempelajari bahasa tersebut, agar berhasil dalam belajar.
Belajar bahasa arab merupakan hal yang penting dewasa ini. Dimana ia merupakan salah satu bahasa internasional yang penting, dan menjadi salah satu bahasa kerja resmi PBB[1]. Terlebih bagi seorang muslim, belajar bahasa al qur'an seakan-akan menjadi hal yang wajib, karena agama islam mempunyai kaitan yang erat dengannya. 
Sering kita temui di banyak kasus, seseorang diharuskan bisa berbahasa arab untuk mendapatkan pekerjaan. Misalnya orang-orang yang ingin bekerja di timur tengah. Atau untuk mendapatkan beasiswa yang terbentang luas di timur tengah maupun negara-negara islam. Sehingga minat masyarakat untuk mempelajarinya pun semakin meningkat. Hal itu ditandai dengan tumbuhnya lembaga-lembaga yang mewarkan jasa pembelajaran bahasa arab. Baik itu lembaga formal seperti universitas-universitas maupun lembaga non formal seperti lembaga privat ataupun yang lainnya.
Adapun bagi yang belum mempunyai kesempatan untuk belajar di lembaga-lembaga tersebut, masih bisa belajar sendiri di rumah dengan menggunakan modul-modul (buku diktat) atau dengan belajar lewat internet. Sekarang ini kita tidak akan kesulitan untuk mencari materi-materi pelajaran yang melimpah ruah di google. Akan tetapi seringkali terjadi kebingungan dikalangan pemula mengenai langkah-langkah yang tepat untuk belajar bahasa tersebut. Karena ketidak tahunnya terhadap cara atau tips belajar bahasa Arab yang benar. Misalnya apa yang harus dilakukan oleh pemula pertama kali, apakah belajar tata bahasa dahulu, atau menghafal kosa-kata dahulu, atau melakukan hal lainnya terlebih dahulu. Ketidak Tahuan tersebut seringkali menyebabkan seseorang gagal dalam belajar, alias putus ditengah jalan.

Problem yang sering dihadapi ketika belajar bahasa arab

Tidak semua orang sukses dalam belajar bahasa Arab. Banyak juga diantara mereka yang gagal dalam belajar, karena tidak bisa mengatasi kesulitan-kesulitan yang muncul tatkala belajar. Karakteristik bahasa Arab yang berbeda dengan kebanyakan bahasa yang ada, menjadikannya agak sulit dipelajari. Berikut ini di antara berbagai problem yang sering menghinggapi para pelajar ketika mempelajari bahasa yang lahir di timur Tengah ini:
1. Tekad yang kurang kuat
Tekad merupakan kunci utama dalam segala hal. Ibarat sebuah pohon yang akarnya tidak kuat, apabila diterpa angin agak kencang sedikit akan roboh. Begitu juga tekad, sesulit apapun yang dihadapi, jika memang kemauannya tinggi, ia tidak akan mudah menyerah. 
2. Ingin cepat menguasai materi pelajaran
Keinginan yang cepat ini bisa berdampak buruk, bisa menyebabkan pelakunya futur atau frustasi tatkala yang ia pelajari tidak kunjung dikuasai, padahal sudah belajar sejak lama. Padahal tidak ada yang instan didunia ini. Di luar sana banyak orang yang menghabiskan bertahun tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun untuk mempelajarinya. 
Diperlukan kesabaran dalam belajar bahasa Arab, karena banyaknya cabang ilmu yang harus dikuasai. Hendaknya para pelajar juga memotivasi diri sendiri dengan membaca kisah-kisah sukses para tokoh dalam belajar, seperti imam sibawaih, Ibnu mandzur penulis kamus lisanul arob, dll, yang mana mereka semua adalah orang ajam (non-arab) namun karena ketekunannya dalam belajar, menjadikan mereka sebagai tokoh penting dalam bidang tersebut. 
3. Kesulitan membedakan beberapa huruf hijaiyah
Memang dalam huruf hijaiyah terdapat beberapa huruf yang hampir sama, seperti ظ dengan ض  , begitu juga أ  dengan ع. Hal ini menyebabkan sebagian orang kesulitan dalam membaca, menghapal mufradat maupun menulisnya. 
4. Tidak mengetahui metode atau cara belajar
Ketidak tahuan akan metode ini, menjadikan seseorang tidak punya peta dalam belajar. Ia tidak tahu mana yang harus dipelajari dahulu, mana yang belakangan. Kesemrawutan dalam belajar ini menjadi hambatan yang sangat besar dalam belajar. Dan sering menyebabkan orang gagal menggapai tujuannya. Oleh sebab itu dibutuhkan pembimbing yang bisa membimbingnya dalam belajar. Jadi perkataan yang menyebutkan bahawa belajar itu harus kepada guru itu sangat betul. 

Cara mudah belajar bahasa arab

Berikut ini saya akan membagikan cara mudah belajar bahasa arab untuk pemula, agar mereka tidak salah jalan ketika belajar. Cara ini adalah yang saya pakai ketika mempelajarinya. 

1. Yang pertama kali dilakukan bagi pemula adalah menguasai dan menghafal mufradat sebanyak banyaknya. Baik itu kosa-kata isim ataupun fiil. Bisa dengan metode menghafal per hari 3 kata isim dan 2 kata fiil. Kalau dikali selama sebulan berarti sudah menghafal 150 kata, kalau dikali selama setahun berarti sudah menghafal 600 kata. Lakukan hal itu terus menerus.
2. Disamping menghafal kosa-kata, selingi juga dengan belajar percakapan sehari-hari, kemudian praktekkan percakapan itu dengan teman atau yang lain. Karena bahasa adalah kebiasaan, kalau kita hapal 100000 kosa-kata misalnya, tapi tidak pernah kita praktekkan dalam percakapan sehari-hari, maka dipastikan lama-kelamaan akan hilang hapalan kosa-kata tersebut.
3. Yang ketiga adalah memahami setruktur kalimat bahasa arab. Di dalam bahasa tersebut, ada 2 model kalimat, yang pertama namanya jumlah fi’liyah  yaitu kalimat yang diawali fiil. Contohnya adalah:

Anak itu sedang membaca al qur’an
يَقْرَأُ الْوَلَدُ الْقُرْآنَ
Setruktur jumlah fi’liyah adalah: fiil (kata kerja)+ fail(pelaku) + maf’ul bih(obyek). Kata yang berwarna merah pada contoh diatas adalah fiil, yang warna biru adalah fail, adapun yang warna ungu adalah maf’ul bih. Kemudian model kalimat yang kedua adalah jumlah ismiyah yaitu kalimat yang diwali isim. Contohnya adalah:


Ali sakit
عَلِيٌّ مَرِيْضٌ

 Setruktur jumlah ismiyah adalah: mubtada’ (isim yang berada di awal kalimat) + khobar (isim yang melengkapi makna mubtada’). Kata yang berwarna merah pada contoh diatas adalah mubtada’, dan kata yang berwarna biru adalah khobar.
4. Yang keempat adalah belajar dhomir atau kata ganti. Dalam percakapan sehari-hari, kita selalu menggunakan kata-kata aku atau kamu. Contohnya: apa yang kamu makan ( مَاذَا تَأْكُلُ ؟ ). Maka kita perlu belajar penggunaan dhomir dalam kalimat. Kamu bisa melihat rumus-rumus pengaplikasian dhomir pada kata kerja di artikel saya yang telah lalu, yaitu pengertian dhomir beserta contohnya.
5. Setelah kamu lakukan tips 1 sampai 4, insyaallah kamu akan lebih paham tentang bahasa arab, meskipun kamu belum bisa bercakap-cakap dengannya dengan lancar. Tapi kamu sudah memahami setruktur kalimatnya dan kamu bisa merangkai kalimat tanpa kesulitan. Pengalaman yang saya dapat ketika masih kuliah di ma’had, 2 semester pertama saya masih dalam tahap menghapal kosa-kata. jadi sampai semester 2 saya belum lancar bercakap. Tahap berikutnya adalah kamu pelajari tatabahasa arab yaitu nahwu dan sharaf berurutan dari bab 1 sampai selesai.
Namun ada yang lebih penting dari tips-tips diatas agar kalian cepat dan mudah dalam belajar bahasa arab. yaitu tekat yang bulat dalam belajar, dan istiqamah (konsisten) dalam belajar. perlu kita akui bahwa proses belajar merupakan proses yang panjang yang tidak bisa disingkat menjadi sehari atau dua hari. jadi dalam menempuh hari-hari belajar, kalian harus istiqamah (konsisten) untuk terus belajar. begitu juga jangan terburu-buru ingin cepat menguasai suatu pelajaran, karena kadang-kadang hal itu bisa menghambat didalam memahami pelajaran. Ibarat orang yang makan dengan rakus, ia memenuhi mulutnya sampai-sampai ia tidak bisa menelannya. berbeda dengan orang yang makan dengan santai, ia makan dengan sendok sesuap demi sesuap, maka makanan pun mudah ditelan dan dicerna. begitu pula dalam belajar, kalian perlu kesabaran yang ekstra agar proses belajar menjadi lancar.
Itulah beberapa tips mudah belajar bahasa arab, semoga bisa membantu kalian yang lagi bingung menentukan langkah di awal-awal proses belajar. 
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sumber:
[1] https://id.wikipedia.org/wiki/Perserikatan_Bangsa-Bangsa

Berlangganan via Email