Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Kultum Singkat Tentang Ibu

kultum singkat tentang ibu
sumber gambar: brilio.net

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Arobiyahinstitute.com | Ketika diminta untuk menyampaikan kultum, kira-kira tema apa yang akan kalian angkat? Apakah tema-tema yang agak rumit, atau sebaliknya? Kalau kami sendiri, merekomendasikan untuk menyampaikan kultum singkat tentang ibu. Hal ini karena tema tersebut tergolong ringan, tapi sarat akan makna. Bagi yang belum pernah menyampaikan kultum singkat, pasti bingung apa saja yang nantinya akan disampaikan. Untuk itu, bisa gunakan saja naskah kultum singkat tentang ibu berikut ini.

Contoh kultum singkat tentang ibu

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

حَمْدًا و شُكْرًا وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَّ اِلَّا بِاللهِ

اَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ وَ الْحَاضِرَاتُ.......

Alhamdulillah. Segala hal baik datangnya dari Allah. Sang pemilik alam semesta, yang selalu memberikan banyak hal-hal luar biasa pada kita. Oleh karena itu, mari sama-sama kita bersyukur terlebih dahulu, dengan syukur yang semoga tidak akan pernah putus, dengan melafalkan hamdalah. Alhamdulillah. Shalawat dan salam kepada baginda Muhammad, dengan melafadzkan shalawat kepada beliau. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad. 

Semoga syafaat beliau kita dapatkan di hari kiamat kelak. Hadirin yang dirahmati Allah. Dalam kesempatan kali ini, izinkan saya untuk menyampaikan kultum singkat tentang ibu. 'Ibu', merupakan sebuah kata yang mampu membuat semua orang menitikkan air mata haru dan bahagia. Sebab perjuangan dan pengorbanan yang tidak akan pernah mampu kita balas, dengan apapun ibu.  Perjuangannya dimulai dari mengandung kita selama 9 bulan, dengan berat yang terus bertambah, disusul kemudian dengan melahirkan yang meregang nyawa. 

Masyaallah. Bahkan setetes darahnya yang keluar ketika melahirkan kita tidak akan bisa kita bayar dengan seluruh kekayaan yang kita miliki. Besarnya pengorbanan para ibu telah membuat ia mempunyai posisi yang sangat tinggi di dalam Islam. Bahkan di dalam sebuah hadis, disebutkan bahwasanya ibu mempunyai tingkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayah. Hadis tersebut berbunyi:

يا رسولَ اللهِ ! مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ : قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أباك ، ثُمَّ الأَقْرَبَ فَالأَقْرَبَ : 

wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan)

Selain hadis tersebut, masih banyak dalil lain yang juga berkaitan dengan ibu. Mulai dari perintah untuk tidak berkata kasar kepadanya, sampai dengan ridha Allah tergantung dengan ridho ibu kita. Dalil-dalil tersebut terdapat di al-Quran dan hadis.  Sebagai seseorang yang mengaku beriman, kita mempunyai kewajiban untuk selalu berbakti kepada keduanya, dan mengindahkan kewajiban ini. Lantas sebenarnya, bagaimana cara kita berbakti kepada keduanya sebagai wujud menjalankan perintah Allah?

Tentu, ada banyak sekali hal yang dapat kita lakukan. Bahkan, hal-hal yang bisa kita lakukan untuk ibu bukan hanya sebatas hal-hal yang berbau materi saja. Ketahuilah, bahwasanya ibu kita tidak mengharapkan apapun dari kita, selain kebaikan kita saja. Masyaallah. Wajar jika berseliweran kalimat-kalimat indah. Salah satunya adalah. 1 ibu dapat mengurus 10 anak, tapi 10 anak belum tentu bisa mengurus 1 ibu. Na'udzubillah. Adapun salah satu bentuk bakti kita kepada ibunda tercinta adalah dengan tidak menceritakan semua masalah kita kepadanya. 

Simpan semua kisah sedih yang kita punya, simpan rapat-rapat. Karena ketika kita menceritakan kesedihan padanya, maka ia akan menjadi orang yang paling sedih, dan selalu memikirkan masalah yang kita hadapi. Perlihatkan sisi bahagia kita saja padanya. Maka ia akan menjadi orang yang bahagia sepanjang waktu. Semoga Allah berikan ibunda ibunda kita kesehatan dan rahmat yang banyak. Dan mengampuni, serta melapangkan kuburan bagi ibunda-ibunda yang telah mendahului kita. Demikian, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itu dia kultum singkat tentang ibu yang bisa digunakan. Atau, bisa juga diimprovisasi ya. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Contoh Kultum Singkat Tentang Ibu"