Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Singkat Seputar Hamzah Washal Dan Hamzah Qatha'

hamzah qatha' dan hamzah washal

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hai sahabat arobiyah institute, tahukah kalian bahwa dalam bahasa arab terdapat 2 macam hamzah? Keduanya adalah hamzah washal dan hamzah qatha’ yang akan saya bahas pada artikel ini. Kedua jenis ini memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Hamzah washal

Pengertian hamzah washal

hamzah washal adalah alif yang ditulis di awal kata yang huruf pertamanya berharakat sukun. Ia dibaca ketika berada di awal kalimat, dan tidak dibaca ketika ditengah-tengah kalimat atau bersambang dengan kata lainnya. Ia diletakkan pada awal kata tersebut, bertujuan agar kata itu bisa dibaca. Karena tidak mungkin membaca kata yang huruf pertamanya berharakat sukun. Jadi bisa dibilang bahwa ia sebagai sarana pembantu yang membantu kata tersebut untuk bisa dibaca. 

Contoh Hamzah washal

Perhatikan teks bacaan dibawah ini.

وَقَفَ الْمُدَرِّسُ أَمَامَ تَلَامِيْذِهِ، وَأَمَرَ أَحَدُهُهُمْ بِالْقِرَاءَةِ، فَقَالَ: اِقْرَأْ يَا فَارُوْقُ مِنَ الْكِتَابِ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْكَ، واسْتَخْرِجِ الْكَلِمَاتِ الصَّعْبَةَ مِمَّا تَقْرَأُ؛ لِأُوَضِّحَ لَكَ وَلِزُمَلَائِكَ مَعْنَاهَا، اسْتَمَعَ فَارُوْقُ إِلَى الْمُدَرِّسِ ثُمَّ قَرَأَ بِعِنَايَةٍ حَتَّى انْتَهَى مِنَ الدَّرْسِ

Perhatikan kata yang berwarna merah pada teks bacaan diatas. Semua kata tersebut diawali hamzah washal, rinciannya sebagai berikut:

Contoh Hamzah Washal

Guru

الْمُدَرِّسُ

1

membaca

بِالْقِرَاءَةِ

2

Bacalah

اِقْرَأْ

3

Buku

الْكِتَابِ

4

Yang

الَّذِيْ

5

Mengeluarkan

اسْتَخْرِجِ

6

Kata

الْكَلِمَاتِ

7

Sulit

الصَّعْبَةَ

8

Mendengar

اسْتَمَعَ

9

Guru

الْمُدَرِّسِ

10

Selesai

انْتَهَى

11

pelajaran

الدَّرْسِ

12

Perhatikan kalimat yang dicetak dengan warna kuning, bacanya adalah “waqafal mudarrisu”, pada kalimat ini hamzah washal tidak dibaca karena ia berada ditengah kalimat. Kemudia perhatikan kalimat yang dicetak dengan warna hijau, bacanya “iqra’ ya faaruq”, pada kalimat ini ia dibaca karena ia berada diawal kalimat.

Tempat-tempat ditemukannya hamzah washal

Jika menelaah contoh-contoh hamzah washal diatas, dapat diketahui bahwa ia terletak pada beberapa tempat,diantaranya:

1. fi’il amr (kata perintah) dari fi’il tsulasi, khumasi, dan sudasi. Contoh:

Arti

Contoh

Kategori

Bacalah

اِقْرَأْ

Fi’il tsulasi

bersungguh-sungguhlah

اِجْتَهِدْ

Fi’il khumasi

keluarkanlah

اسْتَخْرِجِ

Fi’il sudasi

2. fi’il madhi (kata kerja lampau) dari fi’il khumasi dan sudasi, contoh:

Arti

Contoh

Kategori

bersungguh-sungguhlah

اِجْتَهَدَ

Fi’il khumasi

mengeluarkan

اِسْتَخْرَجَ

Fi’il sudasi

3. isim masdar dari fi’il khumasi dan sudasi, contoh:

Arti

Contoh

Kategori

Kesungguh sungguhan

اِجْتِهَادٌ

Fi’il khumasi

pendengaran

اِسْتِمَاعٌ

Fi’il sudasi

4. di beberapa isim khusus, contoh:

Arti

Contoh

Nama

اِسْمٌ

Anak laki-laki

اِبْنٌ

Anak perempuan

اِبْنَةٌ

Seorang laki-laki

امْرُؤٌ

Seorang perempuan

امْرَأَةٌ

Dua (mudzakkar)

اِثْنَانِ

Dua (mu’annats)

اِثْنَتَانِ

5. di huruf al (ال)ta’rif, yaitu al yang menunjukkan bahwa ia makrifat, contoh:

Arti

Contoh

pelajaran

الدَّرْسِ

Guru

الْمُدَرِّسِ

Buku

الْكِتَابِ

 

2. Hamzah qatha’

pengertian hamzah qatha’

hamzah qatha’ adalah hamzah yang selalu diucapkan, baik ia berada di awal kalimat maupun berada di ditengah-tengahnya. Ia berupa alif yang diatasnya diberi tanda hamzah (أ).

Pada pembahasan ini, saya cukupkan membahas hamzah qatha’ yang berada di awal kata. agar pembaca bisa membedakan jenis hamzah yang ada di awal kata.

Contoh Hamzah qatha'

Contoh Hamzah Qatha’

Di depan

أَمَامَ

1

Memerintah

أَمَر

2

Salah seorang diantara mereka

أَحَدُهُهُمْ

3

ke

إِلَى

4

Perhatikan sekali lagi contoh teks bacaan di atas. Disana terdapat beberapa contoh hamzah qatha’, yaitu kata yang ditulis berwarna biru. Tabel diatas merupakan rangkumannya.

Tempat-tempat ditemukannya hamzah qatha’

Kalian bisa menemukan hamzah qatha’ dibeberapa tempat berikut ini:

1. seluruh isim, kecuali 7 isim khusus yang telah saya sebutkan di pembahasan diatas (ابن، اسم، ابنة، امرؤ، امرأة، اثنان، اثنتان). Contoh:

Arti

Contoh

Sahabat

أَصْحَبٌ

Dasar

أَسَاسٌ

Musuh

أَعْدَاءٌ

bapak

أَبٌ

2. seluruh huruf (huruf ma’ani), kecuali al (ال) ta’rif. Contoh:

Arti

Contoh

Ke

إِلَى

atau

أَوْ

3. seluruh fi’il (kata kerja), kecuali yang telah disebutkan di pembahasan hamzah washal, contoh:

Arti

Contoh

Memerintah

أَمَرَ

Makan

أَكَلَ

Memasukkan

أَدْخَلَ

Memuliakan

أَكْرَمَ

Kesimpulan

Setelah mengetahui kedua jenis hamzah diatas, dapat disimpulkan bahwa keduanya memiliki perbedaan. Adapun perbedaan hamzah washal dan hamzah qatha’ adalah sebagai berikut:

  • hamzah washal hanya berada di awal kata, ia hanya dibaca ketika ia berada di awal kalimat, dan ia tidak memiliki tanda hamzah diatas alifnya. 
  • sedangkan hamzah qatha’ bisa berada didepan, tengah, maupun akhir kata, ia bisa dibaca dimanapun ia berada, dan juga ia memiliki tanda hamzah diatas alifnya.

Cukup sekian pembahasan ini, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Posting Komentar untuk "Penjelasan Singkat Seputar Hamzah Washal Dan Hamzah Qatha'"