Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Kultum Tentang Munafik

kultum tentang munafik
sumber gambar: nahimunkar.org

 

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Arobiyahinstitute.com | Ketika membuat naskah kultum, kadang kalian pasti merasa bingung akan mengangkat tema apa, dan bagaimana cara membuatnya. Ia kan? Tenang, sekarang tidak perlu bingung lagi. Karena kalian bisa memperhatikan dan menggunakan contoh kultum tentang munafik yang telah kami buat. Nantinya, tinggal dimodifikasi sedikit saja. Simak langsung contohnya berikut. 

Contoh kultum tentang munafik

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الـحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُولِ الله، لَا حَوْلَ وَ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِالله وَ بَعْدُ

 

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah, Tuhan sekalian alam, yang terus menerus mengurus hamba Nya tanpa lelah. Yang telah melimpahkan banyak kenikmatan pada kita. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan untuk junjungan kita. Rasulullah yang mulia, para keluarganya, sahabatnya, tabi'in, tabi’ut tabiin, dan pengikut-pengikut beliau.

 

Hadirin yang dirahmati oleh Allah. Semoga kita mampu mempertahankan keimanan yang telah kita miliki, sebab hal tersebut merupakan anugerah terbesar dari Nya. Dan menjadikan kita hamba yang bertaqwa. Hadirin. Tahukah kalian, bahwasanya Allah membagi manusia ke dalam tiga golongan. Yang pertama, ialah golongan orang mukmin, atau orang-orang yang bertaqwa kepada Allah. Kedua, golongan kafirin, atau orang orang yang ingkar terhadap kebenaran, dan yang terakhir adalah kaum munafik, yakni orang-orang yang munafik.

 

Dengan adanya pembagian ini, kita tentu selalu berupaya untuk masuk ke dalam golongan yang pertama, jangan sampai justru masuk ke dalam golongan kedua dan ketiga. Naudzubillah. Oleh karena itu, ketika dalam satu waktu kita menemukan atau merasa ada yang tidak sesuai, antara perbuatan dengan ucapan, kita meski segera muhasabah, alias menilai diri kita. Mempertanyakan kembali apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita. Jangan-jangan, terdapat bibit-bibit kemunafikan. Astaghfirullah. Adapun ciri-ciri dari orang munafik itu ada tiga. Hal ini sebagaimana yang disebutkan di dalam hadis yang berbunyi: 

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

 

Artinya :Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat. (HR Bukhari)

 

Adanya hadis tersebut membuat kita bisa mengintropeksi diri kita. Apakah ketika berbicara kita selalu mengatakan hal-hal yang tidak sebenarnya? Alias berbuat dusta? Kemudian, apakah saat berjanji kepada seseorang, kita terus mengingkari janji tersebut? Dan perlu diketahui pula, bahwa saat kita mengingkari janji pada diri sendiri, itu juga patut dipertanyakan.

 

Dan yang terakhir apakah ketika kita diberikan sebuah amanah, atau tanggung jawab, kita justru mengkhianati amanah dan tanggung jawab tersebut? Yakni, berperilaku acuh tak acuh, seolah-olah tidak ada tanggung jawab di pundak kita. Kalau semua kita lakukan, maka keimanan kita dipertanyakan. Karena mungkin, benih-benih kemunafikan benar-benar sudah ada dalam diri kita. 

 

Hadirin yang dirahmati oleh Allah. Di dalam tafsir al-Misbah, disebutkan bahwasanya kata munafik diambil dari kata nafaqa, yang artinya terowongan. Di mana, terowongan mempunyai dua sisi kan? Yakni sisi kanan dengan sisi kiri. Dan itu ibaratkan diri orang yang munafik. Yang ketika dikejari dari sisi terowongan yang kanan, maka ia akan lari ke terowongan yang kiri. Sifat munafik ini termasuk ke dalam salah satu perbuatan yang sangat berbahaya sekali. Karena yang dirugikan bukan hanya si pelaku saja, tapi juga orang lain. Adapun balasan dari perbuatan buruk yang merugikan banyak orang ini adalah neraka. Allah telah mengancam perbuatan tersebut di dalam QS. al-Nisa ayat 145.

اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ فِى الدَّرْكِ الْاَسْفَلِ مِنَ النَّارِۚ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيْرًاۙ

Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah

dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka


Oleh karena itu hadirin, mari sama-sama kita berusaha untuk selalu berkata yang benar, selalu menepati janji, dan dapat mempertanggungjawabkan amanah yang kita dapatkan. Wallahu A'lam bishawab. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Itu dia kultum tentang munafik yang bisa diperhatikan, Semoga bermanfaat. Silahkan baca juga contoh-contoh kultum yang lainnya, seperti kultum singkat tentang kebaikan dan ceramah singkat tentang ikhlas

 





Posting Komentar untuk "Contoh Kultum Tentang Munafik"